Rabu, Maret 28, 2012

PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN KACANG PANJANG

Baca Juga



a. Lalat kacang (Ophiomya phaseoli Tryon)
Gejala: terdapat bintik-bintik putih sekitar tulang daun, pertumbuhan tanaman yang terserang terhambat dan daun berwarna kekuningan, pangkal batang terjadi perakaran sekunder dan membengkak. Pengendalian: dengan cara pergiliran tanaman yang bukan dari famili kacang-kacangan dan penyemprotan dengan insektisida Duit 18 EC


b. Kutu daun (Aphis cracivora Koch)
Gejala: pertumbuhan terlambat karena hama mengisap cairan sel tanaman dan penurunan hasil panen. Kutu bergerombol di pucuk tanaman dan berperan sebagai vektor virus. Pengendalian: dengan rotasi tanaman dengan tanaman bukan famili kacang-kacangan dan penyemprotan insektisida Duit 18 EC

c. Ulat grayak (Spodoptera litura F.)
Gejala: daun berlubang dengan ukuran tidak pasti, serangan berat di musim kemarau, juga menyerang polong. Pengendalian: dengan kultur teknis, rotasi tanaman, penanaman serempak, Semprot Insektisida manggatox 50 EC

d. Penggerek biji (Callosobruchus maculatus L)
Gejala: biji dirusak berlubang-lubang, hancur sampai 90%. Pengendalian: dengan membersihkan dan memusnahkan sisa-sisa tanaman tempat persembunyian hama. Benih kacang panjang diberi perlakuan minyak jagung 10 cc/kg biji.

potret pertanian
http://potretpertanian.blogspot.com/2012/03/mengatasi-penyakit-tanaman-tomat-dengan.html
Rekomendasi Untuk Anda × +

5 comments

trimakasih telah berkenan berkunjung

salam manis buat potret pertanian yang selalu menyajikan info-info menarik untuk pertanian kita, semoga bermanfaat bagi petani kita di indonesia..

wah bagus kacang panjang nya mas, pesan 10 kg kirim ke jakarta ya,, hehee info yang menarik.
salam potret pertanian by, naela