Hama Penyakit dan Gulma Pada Tanaman Sagu

Hama, Penyakit dan gulma adalah masalah yang selalu dihadapi oleh para petani dan pada kesempatan ini kita akan mengulas sedikit tentang mas...

Hama, Penyakit dan gulma adalah masalah yang selalu dihadapi oleh para petani dan pada kesempatan ini kita akan mengulas sedikit tentang masalah yang sering dihadapi oleh para petani sagu dan berikut ulasanya.


Ciri: Tubuhnya berbulu pendek dan sangat rapat pada bagian ekornya. Kepompong berwarna kuning dengan ukuran yang lebih kecil daripada lundi, terbungkus dalam bahan yang terbuat dari tanah. Kumbang dewasa berwarna merah sawo, berukuran 3-5 cm. Imago (kumbang dewasa) meninggalkan rumah kepompongnya pada malam hari dan terbang ke pohon sagu. Gejala: terdapat lubang pada pucuk daun bekas gerekan kumbang, setelah berkembang tampak terpotong seperti digunting dalam bentuk segitiga. Bila titik tumbuhnya rusak, sagu tidak mampu membentuk daun lagi dan akhirnya mati. 

Pengendalian mekanis: pohon-pohon sagu yang mendapat serangan ditebang dan dibakar, sedangkan pucuknya dibelah-belah, kemudian diberi Aldrin 40% WP yang dipakai sebagai perangkap. Penebangan pohon menggunakan gergaji mekanis atau kapak. Bila menyerang sagu muda, maka Oryctes dapat dimatikan dengan kawat runcing yang ditusukkan ke Oryctes pada lubang gerekan sampai tembus badannya dan ditarik keluar. Pengendalian: pada pucuk pohon diberi Heptachlor 10 gram, Diazinon 10 gram, dan BHC. Sedang cara biologis adalah dengan Oryctes dapat diserang oleh cendawan (Meterrhizium anisopliae) yang sifatnya sebagai parasit pada stadium larva, tetapi daya bunuhnya terlalu rendah. Selengkapnya tentang Oryctes rhinoceris sp

Tanaman Sagu
b) Kumbang sagu (Rhynchophorus sp)

Terdapat beberapa jenis, yaitu: 
  • Rhynchophorus ferrugineus, Oliv (kumbang sagu); 
  • Rhynchophorus ferrugineus, Oliv varietas Schach, Fan 
  • Rhynchophorus ferrugineus, Oliv varietas Papuanus, Kirsch. 
Perbedaannya terletak pada bentuk, ukuran dan rupa kumbang dewasa. Ciri serangan sekunder setelah kumbang Oryctes biasanya meletakkan telur di luka bekas Oryctes. Bila serangan terjadi pada titik tumbuh dapat menyebabkan kematian pohon. Pengendalian: sama dengan kumbang Oryctes.


c) Ulat daun Artona (Artona catoxantha, Hamps. atau Brachartona catoxantha)

Ciri: 
  1. Kupu-kupu Artona catoxantha, Hamps. berukuran panjang 10-15 mm, dengan jarak sayap 13-16 mm, sayapnya berwarna hitam merah kecoklatan. Pada punggung depan, bagian perut dan pinggir sayap depannya bersisik kuning. Kupu- kupu Artona bergerak aktif siang hari dan malam hari; 
  2. Ulat Artona berwarna putih kuning berukuran sampai 11 mm. Pada pungungnya terdapat garis lebar berwarna kemerah-merahan. Bagian depan badannya lebih besar dibanding bagian balakang. Stadium ulat ini berlangsung selama 17-22 hari. Pada stadium inilah kerusakan tanaman sagu terjadi, yaitu dengan menggerek anak daun sagu.

Gejala: 
  1. Tingkat serangan titik adalah ulat/larva yang baru menetas masuk dalam jaringan daun dan memakan daging anak daun, bekas serangan ini dari bawah tampak sebagai bintik-bintik kecil yang tidak tembus; 
  2. Tingkat serangan garis adalah ulat Artona yang lebih besar menyusup lebih meluas, sehingga bekas serangga tampak seperti garis-garis; 
  3. Tingkat serangan pinggir adalah yang menggerek daun sagu adalah ulat Artona yang lebih besar/tua, berpindah tempat ke bagian pinggir dan memakan bagian anak daun pinggir; 
  4. Tingkat serangan akhir adalah pada tingkatan ini daun-daun menjadi sobek-sobek. Daun yang paling disenangi adalah daun tua. Daun bekas serangan seperti terbakar. Pengendalian mekanis: daun-daun yang diserang Artona dipangkasi, serangan Artona yang berat akan mengakibatkan pelepah daun tinggal memliki 2/3 daun saja. Waktu pemangkasan daun-daun yang diserang Artona adalah bilamana dalam 200-300 daun sagu yang diambil secara acak, mengandung lima atau lebih stadium hidup Artona (telur, larva, kepompong, atau kupu-kupu). Pemangkasan harus sudah dilakukan dua minggu sesudah Artona memiliki panjang 8 mm, sehingga banyak Artona yang gagal menjadi kupu-kupu. Pengendalian biologis: menggunakan parasit, antara lain: 
  • Taburkan (Apanteles artonae) yang biasanya menyerang ulat Artona pada instar kedua; 
  • Lalat Ptychomyia remota atau Caudurcia leefmansii yang menyerang ulat Artona pada instar berikutnya. Pengendalian kimiawi: menggunakan bahan kimia Arcotine D-25 - EC, dengan dosis 4 kg/ha.
d) Babi hutan

Binatang ini merusak sagu tingkat semai dan sapihan (umur 1-3 tahun), memakan umbut (pucuk batang yang masih muda). Pengendalian: memburu dan membunuhnya agar populasi terkendali, sehingga kerusakan yang ditimbulkan berkurang. Selain itu dengan umpan yang diberi racun fosfor sebanyak 2-5 gram.

e) Kera (Macaca irus)

Kera yang hanya terdapat di daerah pegunungan dengan 1500 m dpl, merusak bagian sagu muda, yaitu umbutnya. Binatang ini mempunyai kebiasaan selalu merusak lebih banyak daripada yang dibutuhkan. Pengendalian: sama dengan pengendalian babi hutan.

Penyakit dan gulma pada tanaman sagu

Bercak kering

Penyebab: cendawan Cercospora. Gejala: daun berbercak-bercak coklat dan dapat mengakibatkan seluruh daun berbercak-bercak kering atau berlubang-lubang. Bila serangan cukup hebat, kanopi tanaman sagu nampak meranggas.

Pengendalian: belum ada secara khusus, hanya pemakaian fungisida dan sanitasi lingkungan.

Gulma

Pengendalian gulma dapat diperjarang atau dihentikan sama sekali bila sagu sudah berumur lima tahun ke atas. Pengendalian secara mekanis adalah gulma dibersihkan dan dimatikan dengan sabit, parang, cangkul, dan sebagainya. Gulma hasil penyiangan dijadikan pupuk kompos. Sedangkan secara kimiawi adalah dengan cara penyemprotan herbisida yang dilakukan secara teratur, misalnya 2-4 minggu sekali, disesuaikan dengan kondisi gulmanya. Herbisida yang dianjurkan adalah herbisida kontak, seperti PARACOL.

Pengendalian secara kultur teknis dilakukan jika lahan tidak diganggu banjir dan kondisi tanah tidak terlalu basah. Caranya dengan menanam tanaman penutup tanah leguminosa (Leguminosa Ground Cover=LCG). Dengan penanaman LCG, maka akan diperoleh manfaat ganda, yaitu pertumbuhan gulma dapat ditekan semaksimal mungkin dan tanah mendapat perbaikan kondisi kimiawi, biologis, dan fisis. LCG yang dapat digunakan adalah: Calopogonium sp.; Centrocema sp.; Vigna husei.

COMMENTS

Nama

Adsense,1,aero 810,2,agen nasa jakarta,1,agensia hayati,1,Agribisnis,28,Agro Industri,11,Agro Teknologi,13,Alat dan mesin Pertanian,10,alat pengumpul brondolan sawit,1,Anak Pespa,1,aphis,1,Awas Penipuan,1,Bahan Bakar Nabati,1,bahan organik,1,bandeng,1,Bawang Putih,1,BBI Pertanian,1,belalang,1,Benih Timun Berkualitas,1,Benih Unggul,5,Berita,22,Beternak Kambing,2,Beternak Sapi Perah,8,BETERNAK/ BUDIDAYA CACING TANAH,2,beuveira bassiana,1,Bibitt Tanaman,1,Biologi,1,BPTP Sukarame,1,Breaking news,113,brondolan,1,buah sawit,1,budi prasetyo,2,Budidaya,15,Budidaya Ayam,3,Budidaya Belimbing,1,Budidaya Belut,1,Budidaya Buah,5,Budidaya Buah Stroberi,4,Budidaya Burung,1,Budidaya Cabe,2,Budidaya Hewan,19,Budidaya Ikan,18,Budidaya Ikan Gurami,5,Budidaya Ikan Mujair,6,Budidaya Itik,1,Budidaya Jagung,3,Budidaya Jahe,2,Budidaya Jamur,1,Budidaya Jati,1,Budidaya Kacang,6,Budidaya Kacang Hiajau,1,Budidaya Kecipir,1,budidaya kedelai,1,budidaya kedondong,1,Budidaya Kina,4,Budidaya Kodok,1,Budidaya Kunyit,1,Budidaya Lada,1,Budidaya Lebah,1,Budidaya Manggis,1,Budidaya Melati,5,Budidaya Pala,1,Budidaya Pertanian,5,Budidaya Petani,120,Budidaya Rumput Laut,1,Budidaya Sapi,3,budidaya sapi potong,1,Budidaya Sawit,2,Budidaya Sawo,5,Budidaya Sayuran,1,Budidaya Singkong,1,Budidaya Sukun,1,Budidaya Tanaman,92,Budidaya Tanaman Palem,5,Budidaya Tebu,2,Budidaya Terong,1,Budidaya Timun,1,Budidaya Tomat,1,Budidaya Udang,1,Budidaya Wortel,1,Busuk Buah Cabe,1,bvr,1,campuran pestisida,1,cara budidaya bandeng,1,cara budidaya lele,1,cara budidaya rumput laut,1,cara budidaya udang,1,cara order,1,cara pemesanan,12,Celoteh laskar pelangi,5,culture,2,Data statistik Pertanian,3,Departemen RI,2,desain,1,Dinas Pertanian Indonesia,1,distributor,8,distributor nasa,2,distributor nasa jakarta,1,distributor nasa medan,1,distributor nasa pematang siantar,1,distributor nasa sumatera utara,1,distributor resmi nasa yogyakarta,2,education,19,Ekonomi,3,Ekspor impor,3,ekspor pupuk organi,1,Entrepreneur,1,Faritas Tanman,4,faritas unggul,1,Farming,2,Farming Simulator,1,Freeport Indonesia,1,fungisida,1,fusarium,1,goverment,12,greenstar,1,Gulma,2,Hama,4,hama dan penyakit,1,hama dan penyakit tanaman,73,Hama Penyakit,15,hara tanaman,20,health,7,herbal,5,herbisida,1,Hiburan,1,Hidroponik,10,HKTI,2,hormon,1,hormonik,8,Humor,1,ikan,2,Ikan Lele,2,Ikan Nila,1,Informasi,2,Informasi Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT),34,Informasi Pertanian,14,Inovasi Pertanian,11,insektisida,1,Istilah Pertanian,1,Izin Usaha,3,jamur penyebab layu,1,Jenis-jenis pertanian,2,Jual Benih Berkualitas,1,jual produk nasa di jakarta,1,jual Tanah,1,Juice,2,Jurnal Pertanian,5,Jus,2,Kabar Pasar,1,Kalender Tanam,2,kantor Dinas Pertanian di Indonesia,20,kantor pusat natural nusantara,1,Karya Mahasiswa,7,Keira usahaan,1,Kelapa Sawit,1,Kementerian Pertanian,1,kepik,1,Kerajinan Tangan,18,Kesehatan,8,Ketahanan Pangan,2,Kewira Usahaan,5,Kimia Pertanian,1,kisah misteri,1,KKKN Unitas Padang,1,Klasifikasi Tanaman,1,Kolektor,1,Kompos,2,Komunitas Pespa,1,Konsep Pembangunan Pertanian,1,KONSERVASI TANAH,1,Konservasi tanah dan air,1,Konsultasi Gangguan OPT,2,Konsultasi Tanaman,2,Koperasi,2,Kopi Lampung,1,KRPL,1,Kuliner,6,Kultur Jaringan,4,kunjungan tim sgi,4,kutu,2,Lahan Marginal,3,Lain-lain,2,liburan,1,Lidah Buaya,1,lingkungan,1,logo,2,lomba pertanian,1,Mahasiswa Unitas Padang,13,Manfaat,1,Manfaat Buah,6,Manfaat dan Obat,49,Manfaat Tanaman,4,medicine,3,Memelihara Burung,2,mempercepat panen,4,Mencangkok,1,mengatasi kematian ayam,1,mengatasi kematian lele,1,mengatasi serangan gulma,3,meningkatkan nafsu makan ayam,1,Mikoriza,2,Nama Latin,1,Nanas,2,Nangka,5,nasa,16,natural bvr,1,natural glio,1,natural nusantara,22,natural pentana,1,natural virexi,1,natural vitura,1,news,3,npk,5,Olah Raga,2,order produk nasa,2,organik,14,Organisasi,11,Pakan sapi,1,palm loose fruits picker,1,Panduan cara budidaya ayam broiler,1,panduan cara penggemukan sapi pedaging,2,panduan perikanan,3,panduan teknis,2,Panen,1,Pariwisata,6,Pasang Iklan,1,Pasca Panen,6,pembayaran order,1,pembuahan di luar musim,1,pemesanan produk,6,pemupukan,16,penelitian,4,pengendali hama,5,pengendali hama organik,2,penggerek batang,1,penghematan pakan,2,penghematan pupuk,1,Pengolahan Hasil Pertanian,1,pentana,1,Penyakit,1,Pepaya,4,perbanyakan tanaman,33,perekat pembasah perata,1,Perikan,3,perikanan,2,peristiwa,1,perkebunan kelapa sawit,1,Perlintan,31,Pertanian,72,Pertanian DI Jakarta,2,Pertanian Dunia,1,Pertanian Organik Modern,3,Pertempuran,1,Pestisida,9,pestisida nabati,1,pestona,1,Peternakan,54,Photo,4,Piala AFF U19,2,Pisang,4,PKK,3,poc nasa,9,Pojok Potret,119,Politik,1,poto bunga dan tanaman,5,potret pertanian,49,Potret Pertanian Provinsi,24,power nutrition,1,Pribahasa,1,Produk Olahan,9,produk perlindungan tanaman,12,Profil Artis Korea,1,Profil Daerah,10,Profil Kampus,1,Provinsi Banten,1,Provinsi Bengkulu,1,Provinsi DI Aceh,1,Provinsi DI Yogyakarta,2,Provinsi Jambi,1,Provinsi Jawa Barat,1,Provinsi Jawa Tengah,3,Provinsi Jawa Timur,1,Provinsi Lampung,6,Provinsi Riau,1,Provinsi Sumatera Barat,9,Provinsi Sumatera Selatan,2,Provinsi Sumatera Utara,2,Pupuk,22,pupuk khusus perikanan,1,pupuk khusus tanaman buah,1,pupuk organik,4,pupuk organik cair,1,pupuk organik padat,1,pupuk pembuahan,1,pupuk supernasa,1,Rambutan,4,rebah semai,1,religi,15,Resep Makanan & Minuman,1,Resep Masakan,1,Review Blog,5,rontokan buah kelapa sawit,1,rontokan buah sawit,1,Rumah sakit,1,Sains,4,Salak,3,Sapi,3,science,1,Semen Padang,3,Semut,1,Seni Budaya,1,serba-serbi potret pertanian,33,Smule,1,society,14,solusi pertanian,24,spora,1,Subsidi,2,supernasa granule,1,Swasembada Pangan,1,Syarat Tumbuh,4,Tabulampot,2,tambak,1,Tambulanpot,1,Tanah,2,Tanah Surga,1,Tanaman,6,Tanaman Buah,14,tanaman Bunga,2,Tanaman Hias,4,Tanaman Hortikultura,18,Tanaman kacang-kacangan,2,Tanaman Lada,1,Tanaman Obat,4,Tanaman Obat-obatan,3,Tanaman Pangan,11,Tanaman Perkebunan,26,Tanaman Rempah,1,Tanaman Sayur-sayuran,10,teknik budidaya,47,Teknologi,11,Teknologi Pertanian,47,ternak,1,thrips,2,Tips,44,Tips dan Trik,2,Tips Kesehatan,26,Tips Pertanian,4,Tips Peternakan,16,Tips Usaha,3,ton,5,Top King,1,Toyota Agya,1,Transgenik,1,tungau,1,Uang,1,Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri,1,udang,1,ulat,1,ulat grayak,2,Unik,1,Unitas Padang,14,Universitas Tamansiswa Padang,5,unsur hara mikro makro,1,uret,1,Usaha Pertanian,8,Vertical Garden,1,vidio,7,vitamin ternak natural,1,vitamin ternak organik,1,viterna,5,viterna plus,2,walang sangat,1,wereng,1,Wisata,11,wisata alam,4,zat pengatur tumbuh,1,zpt,2,
ltr
item
POTRET PERTANIAN : Hama Penyakit dan Gulma Pada Tanaman Sagu
Hama Penyakit dan Gulma Pada Tanaman Sagu
http://4.bp.blogspot.com/-gEInHP9Fj24/VFLpg9snRYI/AAAAAAAAAsI/P38-OfBTlxw/s1600/Hama%2BPenyakit%2Bdan%2BGulma%2BPada%2BTanaman%2BSagu.png
http://4.bp.blogspot.com/-gEInHP9Fj24/VFLpg9snRYI/AAAAAAAAAsI/P38-OfBTlxw/s72-c/Hama%2BPenyakit%2Bdan%2BGulma%2BPada%2BTanaman%2BSagu.png
POTRET PERTANIAN
http://www.potretpertanian.com/2014/10/hama-penyakit-dan-gulma-pada-tanaman.html
http://www.potretpertanian.com/
http://www.potretpertanian.com/
http://www.potretpertanian.com/2014/10/hama-penyakit-dan-gulma-pada-tanaman.html
true
1260386686452922413
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy