Senin, September 07, 2015

Maksud Dan Tujuan Pembentukan Karang Taruna

Baca Juga

Karang taruna & kegiatan kesenian
Maksud Dan Tujuan Pembentukan Karang Taruna - Karang taruna di bentuk untuk menyalurkan potensi yang ada pada pemuda dalam kegiatan-kegiatan yang positif. Di samping itu karang taruna juga bisa berfungsi untuk menjauhkan generasi muda dari kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat.Lebih jauh lagi dari tindakan-tindakan  yang dapat meresahkan masyarakat. Melihat hal-hal tersebut diatas, maka keberadaan karang taruna sangat di andalkan dan sangat di butuhkan. Sudah bukan rahasia lagi bahwa kemajuan zaman dan teknologi informasi ternyata banyak menimbulkan efek negative bagi sebagian pemuda di pedesaan, dengan alasan mengikuti kemajuan zaman dan agar di sebuat gaul. Kemudian tidak sedikit dari mereka yang terjerumus pada penyalah gunaan obat-obatan terlarang, minuman keras dan perjudian. 


Adanya transformasi kebudayaan asing  yang negative dan tidak di ikuti dengan peningkatan pengetahuan dan wawasan  menambah sederet masalah ( social, ekonomi dan budaya ) di pedesaan. Anak-anak putus sekolah sangat rentan terbawa arus pada pergaulan yang tidak baik. Ajakan teman sebaya akan lebih memenuhi pikiran mereka dari pada nasehat orang tua ataupun lainnya. Mereka pada umumnya akan lebih mendengarkan saran teman-teman sebayanya dari pada saran dari orang tuanya. Kondisi tersebut kadang akan memepengaruhi hubungan dalam keluarga. Kadanga  hubungan dengan keluarga menjadi renggang. Jika saran yang di berikan oleh temannya tersebut adalah saran yang baik maka itu tidak ada masalah, namun bagaiman jika yang di berikan oleh temannya itu saran yang negative? Maka di sinilah perlunya pemuda yang mempunyai jiwa yang sehat yang memiliki kemampuan untuk membawa teman-temannya kea rah yang positif. Hal tersebut harusnya ada dalam karang  taruna.

Gambaran negative yang  terjadi pada para pemuda pengangguran dapat di akibatkan karena kekosongan aktifitas mereka. Kondisi ini menjadi alasan bagi mereka  untuk sekedar berkumpul di sisi jalan sambil mengobrol kesana kemari yang akhirnya berujung pada hal-hal negatiaf. Bukan hal yang aneh jika di kuping kita sering mendengar ada pemuda yang melakukan tawuran  hanya karena tidak menjawab ucapan  atau terjadi kesalah pahaman di antara mereka. Keberadaan karang taruna di harapkan dapat menjadi alat pemersatu di kalangan mereka. 

Selain itu, karang taruna di harapkan bisa menjadi alat peredam emosi yang sedang bergolak. Keberadaan karang  taruna bisa menjadi wadah bagi mereka untuk menyalurkan kreativitas mereka. Selain itu keberadaan karang  taruna di harapkan bisa menjadi contoh positif bagi masyarakat  yang lainnya.

Pengembangan karang taruna ke depan memerlukan konsistensi dan konskuensi pada komitmen untuk memantapkan dan mengoptimalakan implementasi prinsip-prinsip dasar karang  taruna.  Upaya membangkitkan kembali karang taruna dapat di lakukan melalui kegiatan bersifat motivasi  seperti bimbingan, temu silaturrohm dan sarasehan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan komunikasi atau jalinan kerjasama di antara pihak-pihak terkait. 


Berikut ini beberapa hal yang bisa di lakukan untuk membangkitkan kembali karang taruna :

  • Karang taruna harus bisa menunjukan konsistensinya sebagai organisasi social kepemudaan yang  berkedudukan di desa atau di kelurahan local. Dan secara organisatoris berdiri sendiri  yang bergerak di bidang usaha kesejahteraan social.
  • Generasi muda, masyarakat dan pemerintah daerah dapat merasakan manfaat yang besar dari keberadaan karang taruna sehingga tidak hanya mengenal, tetapi juga merasa memiliki karang taruna,
  • Program dan kegiatan karang taruna harus mampu mencegah timbul dan berkembangnya  permasalahan social generasi muda, seperti penyalah gunaan obat terlarang , miras dan tindakan criminal lainnya,
  • Penyelenggaraan kegiatan karang taruna harus bersifat reaktif, edukatif, ekonomis, produktif dan praktis sesuai dengan lingkungannya,
  • Karang taruna harus bisa berperan sebagai perekat demi terciptanya keakraban generasi muda di desa ataupun di kelurahan,
  • Karang taruna harus mempunyai kepengurusan yang memadai dan memiliki sarana guna mendukung program dan kegiatan, serta memiliki jaringan kerja terutama dengan komponen partisipan masyarakat.

Bersambung……..
Rekomendasi Untuk Anda × +