Selasa, September 08, 2015

Peran Karang Taruna Dalam Kegiatan Memakmurkan Masjid

Baca Juga

Karang taruna dan masjid
  • Memakmurkan masjid
Membangun dan mendirikan masjid tampaknya dapat di selesaikan dalam tempo yang tidak terlalu lama. Namun, alangkah sia-sianya jika di atas masjid yang di dirikan tersebut tidak di sertai dengan orang-orang yang memakmurkannya. Masjid akan menjadi tidak terawatt, cepat rusak, tanpa jamaah dan sepi dari berbagai kegiatan yang bernafaskan keagamaan. Memakmurkan masjid secara fisik di maksudkan bangunannya bagus, bersih, indah dan megah secara spiritual di tandai dengan antusiame jamaah dalam menuanaikan ibadah atau kegiatan-kegiatan lainnya. 

Masjid yang makmur adalah masjid yang berhasil tumbuh menjadi sentral dinamika umat sehingga mesjid benar-benar berfungsi sebagai tempat ibadah dan pusat kebudayaan islam dalam arti yang luas. Adalah tugas dan tanggung jawab umat islam untuk memakmurkan masjid yang mereka bangun  termasuk karang taruna di dalamnya. 


Berbagai macam usaha dapat di lakukan oleh karang taruna dalam memakmurkan masjid, yakni :

  • Kegiatan pemeliharaan. Bangunan masjid perlu di pelihara dengan sebaik-baiknya. Jika masjid rusak , segera di perbaiki. Jika perlu dig anti dengan yang baru, yang kotor segera di bersihkan sehingga masjid senantiasa berada dalam keadaan bagus, indah dan terawat.   

  • Kegiatan Ibadah. Karang Taruna harus bisa menjadi contoh dalam pelaksanaan peribadatan di masjid. Perilaku yang dapat di lakukan salah satunya shalat berjamaah lima waktu, Shalat Jum’at dan shalat Tarawih. Shalat berjamaah ini sangat penting artinya dalam usaha mewujudkan persatuan dan ukhuwah islamiyah di antara sesama umat islam yang menjadi jamaah masjid tersebut. Kegiatan lain yang sangat bagus di lakukan di dalam masjid mencakup aktivitas berdzikir, berdo’a, beri’tikaf, mengaji al-qur’an, berinfaq dan bersedekah.
  • Kegiatan keagamaan. Kegiatan keagamaan meliputim kegiatan rutin, khusus ataupun umum yang di laksanakan untuk meningkatkan kualitas iman dan menambahkan pengetahuan , peringatan hari-hari besar islam, kursus-kursus keagamaan, bimbingan dan penyuluhan masalah keagamaan, keluarga dan perkawinan serta upacara pernikahan.
  • Kegiatan Pendidikan. Kegiatan pendidikan meliputi pendidikan formal dan informal. Pendidikan formal misalnya di lingkungan masjid di dirikan sekolah atau madrasah. Melalui lembaga sekolah atau madrasah ini, anak-anak remaja dapat di didik sesuai dengan ajaran islam. Adapun pendidikan secara informal atau nonformal, dapat berbentuk pendidikan pesantren kilat ramadlan, kursus bahasa merupakan pilihan yang memungkinkan di selenggarakan.  
Banyak bentuk kegiatan yang dapat di laksanakan dalam usaha memakmurkan masjid. Misalnya menyantuni fakir miskin dan yatim piatu, kegiatan olahraga, kesenian, ketrampilan, perpustakaan sampai kepada kegiatan penerbitan.

Bersambung………. 
Rekomendasi Untuk Anda × +