• Breaking News

    Cara Memelihara Dan Mengendalikan Hama Penyakit Tanaman Kedelai


    Cara Memelihara Dan Mengendalikan Hama Penyakit Tanaman Kedelai -  Pemeliharaan dan pengendalian hama serta penyakit mutlak di lakukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.


    Pemeliharaan Tanaman
    • Penyiangan
    Penyianagan pertama di lakukan sebelum biji di tanam agar saat biji mulai tumbuh tidak mendapat gangguan akar-akar rumput. 

    Penyianagan berikutnya di lakukan setelah tanaman berumur 3-4 minggu. Bila gulam tumbuh sangat banyak , perlu penyiangan ke tiga , yakni saat tanaman berumur kurang dari 60 hari. Penyiangan tidak boleh di lakukan waktu kedelai sedang berbunga karena mangakibatkan bunga rontok.

    • Pengairan
    Tanaman kedelai sangat membutuhkan air, terutama pada awal pertumbuhan sampai masa polong mulai berisi. Bila polong mulai kelihatan masak, sebaiknya petak tanaman mulai di keringkan sampai panen.


    • Pemupukan
    Pemupukan di lakukansesudah benih di tanam, di awali dengan pemberian pupuk N sebanyak 50-100 kg per hektar. Pupuk TS, Berupa unsur P dan K yang di gunakan 100-200 kg per hektar dan KCL atau ZK 50-100 kg per hektar. Perbandingan antara pupuk urea : TS/DS : KCL adalah 1:2:1.

    Penggunaan pupuk daun memeiliki beberapa dampak positif, di antaranya kedelai dapat tumbuh 20-30 cm lebih yinggi, polong lebih banyak , biji lebih besar dan lebih berat. dalam setiap pemakaian jumlah dosis yang di berikan sesuai dengan umur tanaman.



    Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman
    •  Hama
    Biasanya, banyak hama yang menyerang dan merusak tanaman kedelai. Dan itu tentunya sangat berpengaruh terhadap produktifitas kedelai nanti. Diantaranya :
    1. Lalat Bibit ( Ophiomya phaseoli tryon ). Terdapat bercak-bercak tidak beraturan pada daun pertama tanaman kedelai yang masih muda.
    2. Ulat Grayak ( Spodopteral Lotura ), merusak seluruh bagiann tanaman kedelai, terutama daun dan polong.
    3. Ulat jengkal ( Chrysodeixis chalcites ), Larva menyerang seluruh bagian tanaman, terutama daun sehingga menjadi rusak tidak beraturan.
    4. Penggulung Daun ( Lamprosema Indicate ), bagian daun di gulung dan di makan sampai tulang-tulang daun, sehingga daun menjadi rusak berat.
    5. Kumbang Kedelai (Phaedonia inclusa ), menyerang hampir seluruh bagiann tanaman, terutama bagian pucuk, tangkai daun muda, daun muda dan polonh sehingga rusak tidak beraturan.
     

    Pengendaliannya dengan di cari dan di bunuh atau menggunakan insektisida.


    • Penyakit
    Penyakit tanaman yang biasa menyerang tanaman kedelai adalah :
    1. Karat Daun. Terjadi perubahan warna dari hijau menjadii coklat pada daun yang agak tua kemudian mengering dan akhirnya rontok.
    2. Sapu. Daun tanaman kedelai yang terserang akan mengecil, ruas-ruasnya memendek dan tunas pada ketiak berkembang sehingga berbentuk sapu.
    3. Kerdil. Pada daun yang muda menampakan lekuk-lekuk (kriting) dan kasar, berkriput dengan warna hijau tua serta tinggi kurang normal.
    4. Busuk Rhizoctonia. akar pangkal batang membusuk, tanaman jadi layu dan akhirnya mati.
    5. Antraknose. Terdapat bintik-bintik kecil berwarna hitam pada daun tanaman kedelai yang siap di panen.
    Pengendalian penyakit dapat di lakukan dengan cara mencabut kemudia membuang bagian tanaman yang terserang penyakit atau membakarnya. 

     

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad