• Breaking News

    Cara Pemeliharaan Dan Pengendalian Hama Penyakit Tanaman Jagung

    hama pada tanaman jagung

    Cara Pemeliharaan Dan Pengendalian Hama Penyakit Tanaman Jagung - Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam menanam jagung, Pemeliharaan dan penaganan hama serta penyakit yang menyerang tanaman jagung harus sangat di perhatikan.


    • Pemupukan
    Unsur nitrogen ( N ), Fosfor (P), dan Kalium (K) Merupakan tiga unsur utama yang biasa di berikan dalam bentuk pupuk . Nitrogen di hisap tanaman selama masa pertumbuhan sampai pematangan biji. Akan tetapi, pengambilan Ntidak sama banyaknya pada setiap fase pertumbuhan jagung. Jangung menghendaki tersedianya nitrogen secara terus menerus pada semua stadium pertumbuhan sampai pembentukan biji. Jumlah pupuk N yang di butuhkan kurang lebih 200-300 kg urea / hektar. Di berikan 3 kali, yaitu 1/3 bagian pada waktu tanam, 1/3 pada waktu berumur 30 hari, dan 1/3 lainnya pada waktu umur 40-45 hari.

    Jumlah Pupuk fosfat yang di anjurkan kurang lebih 40-80 kg TSP/ha, di berikan ssebagai pupuk dasar ( sehari sebelum tanam atau bersamaan dengan waktu tanam ), semua sekaligus. Sejumlah besar kalium di ambil tanaman sejak tanaman setinggi lutut sampai selesai pembungaan. Dosis pupuk K sebesar kurang lebih 50 kg KCL/ha, di berikan pada wkatu tanam sebagai pupuk dasar. 

     



    • Penyiangan
    Sangat di perlukan untuk mengendalikan pertumbuhan rumput juga untuk megontrol jumlah tanaman. Beberapa hal yang di lakukan waktu penyiangan :
    1. Penjarangan tanaman pada umur 2-3 minggusetelah tanam.
    2. Penyulaman dapat di lakukan kurang lebih umur 1 minggu.
    3. Penyianagn pertama di lakukan pada umur 15 hari setelah tanam dan ahrus di jaga jangan sampai mengganggu atau merusak akar tanaman. Penyiangan kedua di lakukan sekaligus dengan pembumbunan pada waktu pemupukan kedua.

      • Pengairan
      Jagung tumbuh dengan baik pada curah hujan 250-5.000 mm selama pertumbuhan. Pada masa pertumbuhan, kebutuhan air tidak terlalu tinggi jika di bandingkan dengan pada waktu berbunga. Pengairan yang terlambat akan mengakibatkan daun menjadi layu. Pengairan di lakukan dengan cara penggenangan.
         
        • Pengendalian Hama
        Pengendalian hama sangat di perlukan sekali. Karena  serangan hama yang tidak tertangani akan menjadikan tanaman jagung mengalami gagal panen.

        1. Lundi (Phyllophaga heleri ), merupakan hama penting pada tanaman jagung . Kerusakan yang timbul di pengaruhi oleh populasi, stadium hama, umur tanaman. Hama lundi dapat di kendalikan dengan mengatur waktu tanam dan menggunakan insektisida sistemik yang di taburkan ke dalam tanah.
        2. Lalat Bibit ( Atherigona exigua ), setelah 4-5 hari tanam , lakukan penyemprotan . Pengendalian lalat ini dapat segera di lakukan setiap 2-3 hari sekali menggunakan salah satu obat-obatan yang kini banyak beredar dengan dosis yang sesuai denagn rekomendasi pabrik.
        3. Ulat Tanah ( Agrotis Ipsilon ). Ulat tanah ini menyerang pada waktu tanaman masih kecil, dapat di berantas dengan cara mencari dan membunuh ulat yang biasa terdapat di dalam tanah atau sebelum di tanami tanah di obati terlebih dahulu. 
        4. Ulat Daun ( Sesamia Litura ), Ulat ini menyerang pucuk dain pada waktu tanaman masih berumur 1 bulan.
        5. Penggerek batang ( Sesamia Inferens), Menyerang pada saat tanaman sedang berbunga. Tindakan pencegahan bisa dengan penyemprotan ada saat tanaman berbunga.
        6. Ulat tentara ( Leucania Unifuneta ). menyerang daun tanaman dewasa, biasanya pada malam hari, kadang-kadang dalam jumlah ratusan. Pengendaliannya harus segera di lakukan ketika pertama kali mendapat serangan.
        7. Ulat Tongkol ( Helliotis Armigera ), Ulat perusak yang menyerang bakal buah atau tongkol jagung.

        • Penyakit   
        Selain itu beberapa hama penyakit juga sering menyerang tanaman jagung, di antaranya : 
        1. Bulai, yaitu penyakit menyerang daun. Terdapat garis kuning yang lebar pada daun. Pada daerah kyning terdapat benang cendawan, pada pagi ahri akan timbul tepung putih menutupi daerah kuning terutama bagian bawah.
        2. Bercak Coklat yang menyerang daun, pelepah dan tongkol.
        3. Karat,pada bercak terdapat tepung berwarna coklat kuning, kalau di raba dengan tangan menyebabkan kena tepung kuning seperti karat.
        Penyakit dapat di kendalikan dengan cara mencabut kemudian membakar tanaman jagung yang sudah tercabut atau mrnggunakan fungisida.    
         




















        Tidak ada komentar

        Post Top Ad

        Post Bottom Ad