Selasa, September 20, 2016

Perbanyak Benih Mangga dengan Sambung Talkup

Baca Juga

Potret Pertanian - Benih mangga umumnya diperbanyak secara vegetatif melalui sambung pucuk. Keterampilan dan kecepatan seorang penangkar benih dalam melakukan penyambungan sangat menentukan keberhasilan sebuah penangkaran benih.

Di Kebun Percobaan Cukurgondang, Grati, Pasuruan, Jawa Timur milik Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), dikembangkan teknik sambung pucuk mangga dengan cara pengikatan tali langsung sungkup atau talkup.

Bahan yang digunakan sebagai batang bawah mangga Madu berumur 6 bulan  setelah semai, dan entres yang digunakan dari mangga Garifta Merah.

Hasil percobaan menunjukkan, dengan sambung talkup dapat lebih cepat 105 sambungan/jam dibandingkan cara pengikatan biasa yaitu 61 sambungan/jam. Persentase keberhasilannya memang tidak terlalu berbeda yaitu 95% pada cara talkup dan 94,5% pada cara pengikatan biasa

Teknik talkup bisa dilakukan seperti berikut. Pertama, potong batang bawah di atas daun bendera lalu belah membujur jadi dua bagian yang sama sedalam 2 – 3 cm. Kedua, sayat pangkal entres hingga berbentuk mata kapak sepanjang 2 – 3 cm. Selanjutnya masukkan dalam belahan batang bawah.

Ketiga, ikat dengan plastik putih yang ditarik memanjang sampai 2 – 3 kali panjang semula. Bidang sambungan diikat dari bawah ke atas sampai entres tertutup. Sisakan 1 – 3 cm ujung entres. Kemudian, gunakan sisa plastik untuk menyungkup ujung entres dengan membalikkan plastiknya.

Informasi selengkapnya dapat dilihat di Teknik Perbanyakan Sambung Pucuk Mangga dengan Cara Pengikatan Tali Langsung Sungkup
Rekomendasi Untuk Anda × +