Cara Menanam Mentimun Padang Menggunakan Media Polibag di Kebun Benih Inthani

Cara Menanam Mentimun Padang Menggunakan Media Polibag di Kebun Benih Inthani - Hallo sahabat POTRET PERTANIAN , Pada Postingan Kali ini yang berjudul Cara Menanam Mentimun Padang Menggunakan Media Polibag di Kebun Benih Inthani, Semoga artikel ini dapat anda pahami dan dapat bermanfaat buat kita semua, Budidaya Petani, terimakasih telah berkunjung ke website sederhana ini dan selamat membaca.

Judul : Cara Menanam Mentimun Padang Menggunakan Media Polibag di Kebun Benih Inthani
link : Cara Menanam Mentimun Padang Menggunakan Media Polibag di Kebun Benih Inthani

Baca juga


Cara Menanam Mentimun Padang Menggunakan Media Polibag di Kebun Benih Inthani

Potret Pertanian - Tidak asing lagi bukan dengan tanaman yang satu ini, Tanaman yang merambat dan juga menjalar di permukaan tanah jika tidak di beri penyokong atau penguat (ajir ). Tanaman ini sangat mudah di budidayakan masyarakat dan juga tingginya permintaan, sehingga banyak masyarakat membudidayakan tanaman ini. seperti yang dibudidayakan Oleh CV. Inthani Makmur Padang, sebagi briding yang terletak dipulau sumatera tepatnya di Padang Sumatera Barat. yang memuliyakan Mentimun Padang sebagai Produk andalan yang banyak digemari oleh semua lapisan masarakat, karena tektur mentimun Padang yang renyah, tidak bergetah dan yang paling menarik mentimun ini hampir tidak mempunyai rasa pahit dipangkal buah seperti mentimun pada umumnya. timun padang merupakan idola bagi rumah makan yang tentunya sangat mudah dalam penyajianya, dengan bentuk buah yang tidak begitu besar sehingga sangat memungkinkan untuk memakanya tanpa harus terlebih dahulu memotongnya.
Kebun Timun Cv. Inthani Makmur Padang
Kali ini kita akan mengintip cara bercocok tanam dikebun Benih Inthani Makmur Padang, yang membudidayakan Mentimun Padang dengan menggunakan Polibeg, Nah berikut cara budidaya mentimun Padang menggunakan media Polibeg di kebun Benih Inthani. Monggo kita simak semoga bermanfaat bagi kita semua.

1. Langkah pertama adalah Pemiihan bibit
Bibit merupkan hal yang sangat penting di lakukan sebelum membudidayakan tanaman mentimun. Karena pemilihan ini sangat mempengaruhi pertumbuhan dan kualitas pada tanaman. Pemilihan bibit berupa sehat, bebas dari hama dan penyakit, pertumbuhan cepat dan berasal dari indukan berkualitas. supaya lebih mudahnya untuk mentimun padang kita tinggal membeli bibit yang tentunya sudah berkualitas, karena dalam pembuatan bibit mentimun padang CV. Inthani Makmur diawasi dengan ketat oleh dinas terkait, dan telah mendapatkan sertifikasi oleh dinas pertanian bagian perbenihan. harganya pun termasuk tidak terlalu mahal, dengan berat 10 gram anda cukup mengeluarkan uang tak lebih dari Rp. 20.000. dengan Merek dagang Top King Seed. 


2. Menyiapkan Media Tanam Timun di Polybag

Media tanam untuk menanam timun dalam polybag adalah campuran tanah, pupuk kandang/kompos, arang sekam dan sekam mentah. Perbandingan campurannya adalah 3 : 2 : 1 : 1. Tanah yang digunakan sebaiknya adalah top soil, yaitu lapisan tanah yang paling atas atau tanah yang berada ditempat pembakaran sampah. Bersihkan tanah dari sisa-sisa akar, plastik atau batu. Pupuk kandang yang baik adalah pupuk kandang yang sudah kering dan sudah lama. Jangan menggunakan pupuk kandang yang baru diambil karena masih bersifat panas dan bisa menyebabkan tanaman mati. Campurkan semua media tanam hingga tercampur rata, kemudian biarkan ditempat terbuka tapi terlindung dari hujan. Tambahkan dolomit / kapur pertanian sebanyak 1 sendok makan untuk 1 ember (ukuran 10 liter) media tanam. Biarkan selama 7 – 10 hari sebelum benih ditanam, tujuannya untuk mendinginkan media tanam dan agar campuran kompak.

3. Menyiapkan Polybag / Pot Tanaman Timun

Siapkan pot atau polybag yang berdiameter minimal 25 cm, lebih besar lebih baik. Masukkan media tanam kedalam polybag sambil dipadatkan sedikit, tapi jangan terlalu padat. Jangan terlalu penuh saat mengisi polybag dengan media tanam, sisakan kurang lebih 5 cm agar air tidak tumpah saat menyiram.

4. Menentukan Lokasi Menanam Timun

Lokasi untuk menempatkan polybag yang baik adalah lokasi yang dapat tersinari matahari langsung. Tanaman mentimun membutuhkan sinar matahari minimal 8 jam per hari. Polybag disusun dengan jarak antar polybag 40 atau 60 cm.

5. Menyiapkan Benih & Cara Menanam Timun Dalam Polybag

Untuk mendapatkan benih tidak terlalu sulit, saat ini banyak sekali penjual benih online yang bisa anda order sesuai keinginan anda. Setelah itu tanam benih pada polybag yang sudah disiapkan. Sebelum benih ditanam siram media tanam hingga basah. Tanam satu benih satu polybag. Untuk menghindari gangguan hama, tutup benih yang sudah ditanam dengan cup bekas air mineral. 4 – 5 hari kemudian benih biasanya sudah tumbuh, jika benih sudah tumbuh cup penutup tidak perlu diambil. Anda cukup memotong bagian bawah cup tersebut agar benih bisa memdapatkan oksigen.

6. Pemasangan Lanjaran / Ajir Tanaman Timun

Siapkan ajir atau lanjaran dengan panjang 1,5 meter. Tancapkan satu persatu pada polybag. Hati-hati jangan sampai ajir/lanjaran merusak akar tanaman. Agar lebih aman ajir/lanjaran sebaiknya dipasang sebelum benih ditanam.

7. Penyiraman Timun di Polybag

Penyiraman dilakukan sesuai dengan kondisi. Intinya tanaman jangan sampai kekeringan dan jangan sampai kebanyakan air. Media tanam yang terlalu basah/becek akan membuat tanaman mudah terserang jamur dan mati.

8. Pemupukan Mentimun di Polybag

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lakukan pemupukan susulan. Pemupukan pertama bisa dilakukan pada usia 10 hari setelah tanam. Gunakan 1 sendok makan pupuk NPK yang dilarutkan dengan 5 liter air bersih. Kocor tanaman pada sore hari dengan larutan pupuk tersebut sebanyak 250 ml untuk satu tanaman. Lakukan setiap 3 hari sekali. Anda bisa juga menggunakan pupuk kandang, caranya dengan menaburkan segenggam pupuk kandang per tanaman.

Pemeliharaan tanaman

Pemeliharaan tanaman mentimun berupa penyiraman, penyulaman, pemupukan, penyiangan ,pemasangan ajir dan pengendalian hama dan penyakit. Penyiraman tanaman mentimun di lakukan dua kali dalam sehari, jangan terlalu berlebihan dalam penyiraman tanaman. Penyulaman tanaman mentimun di lakukan dengan cara mengantikan tanaman yang tidak tumbuh dengan tanaman baru. Pemupukan tanaman mentimun di lakukan 15 -20 hari setelah tanam menggunakan pupuk urea, Tsp dan lainnya. Penyiangan di lakukan dengan membersihkan tanaman yang menganggu di sekitar tanaman mentimun.

Pemasangan ajir di lakukan ketika tanaman berukuran 2-3 cm di atas permukaan tanah. Dengan menggunakan bambu atau kayu kecil dengan panjang 1,5 -2 meter bahkan lebih. Sedangkan pengendalian hama dan penyakit dapat di lakukan dengan penyemprotan insektisida dan fungsida sesuai dengan petunjuk.

Pemanenan tanaman

Pemanenan tanaman mentimun dapat di lakukan pada umur 2-3 bulan setelah masa tanam. Pemanen ini di lakukan dengan cara pemilihan buah mentimun yang berkualitas, dengan cara memetik tangkai buah secara langsung. Pemanenan ini sebaiknya di lakukan pada pagi dan sore hari agar menjaga kualitas pada tanaman.

Demikian sekilas  Cara Menanam Mentimun Padang Menggunakan Media Polibag di Kebun Benih Inthani, semoga bermanfaat dan terimakasih telah singgah di blog seerhana ini, semoga isi konten blog ini bisa bermanfaat bagi kita semua aamin, ahir kata salam sukses selalu dari Potret Pertanian.


Demikianlah Artikel Cara Menanam Mentimun Padang Menggunakan Media Polibag di Kebun Benih Inthani

Sekianlah Pembahasan Cara Menanam Mentimun Padang Menggunakan Media Polibag di Kebun Benih Inthani kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk kita semua. sampai jumpa di postingan Berikutnya dan salam sukses selalu dari Potret Pertanian.



Terima kasih atas kunjungan Anda di Potret Pertanian. "Bagi yang Berminat menulis di Potret Pertanian?. Punya Pengalaman didunia pertanian, atau ingin Berbagi Solusi dan Informasi Penting Untuk Pertanian. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: prasetyo.budi3@gmail.com atau klik tautan Contact Us dibawah ini
  • Contact Us

  • 0 Komentar untuk "Cara Menanam Mentimun Padang Menggunakan Media Polibag di Kebun Benih Inthani"
    Back To Top