Senin, Oktober 31, 2016

Mengenal Tanaman Bayam Merah

Baca Juga

Potret Pertanian - Bayam merah dapat tumbuh di daerah dengan iklim tropis seperti di Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya, begitu pula di daerah dengan iklim subtropics seperti negara – negara di Amerika. Walaupun begitu, bayam merah akan tumbuh lebih subur jika ditanam di daerah tropis dimana matahari bersinar sepanjang tahun.

Daun bayam merah berbentuk membulat, tebal dan dengan warna merah di keseluruhan batang pohon hingga daunnya. Untuk rasanya, bayam merah memiliki sensasi sedikit rasa manis dan secara keseluruhan, rasa bayam merah tidak jauh berbeda dengan rasa bayam hijau.

Sama halnya dengan bayam biasa, bayam merah juga memiliki kandungan zat yang banyak didalamnya. Bayam ini unsur kimia alami yang bisa membantu kesehatan pada tubuh. Kandungan zat kimia yang bisa ditemukan adalah protein, lemak, karbohidrat, kalium, zat besi, amarantin, rutin, purin serta vitamin A,B, dan C. Untuk itu mengkonsumsi bayam jenis ini sangat cocok untuk kehidupan sehari-hari.

Secara umum bayam memiliki fungsi sebagai peningkat kerja ginjal dan melancarkan pencernaan. Apalagi dengan bayam merah, akar bayam ini tentu bisa dimanfaatkan sebagai obat disentri. Dengan kandungan serat yang tinggi, bayam ini juga membantu melancarkan buang air besar. Selain itu daun bayam ini dapat dijadikan sebagai bahan infus karena mengandung 30% per oral yang bisa meningkatkan kadar besi serum, hemoglobin serta mengurangi anemia. Tentu tidaklah rugi jika kita mengkonsumsi bayam apalagi jenis bayam yang berwarna merah.

Tidak hanya digunakan sebagai bahan masakan, namun bayam ini pun memiliki kegunaan yang begitu komplit. Dari daun hingga akarnya pun menghasilkan banyak manfaat. Daunnya bisa digunakan sebagai bahan pembuat air infus, batang bayam juga bisa digunakan sebagai obat disentri, serta untuk akar bayam merah dapat digunakan sebagai obat anti malaria dan deman berdarah.

Rekomendasi Untuk Anda × +