Sabtu, November 26, 2016

Keunggulan Itik Master (Bibit Niaga Petelur Unggul)

Baca Juga

Potret Pertanian - Potensi   Itik  di  Indonesia  cukup   besar,  terbukti   dari terdapatnya jenis itik lokal yang sangat bervariasi baik karena pengaruh kemampuan genetik maupun karena pengaruh lingkungan. Untuk meningkatkan produktivitas itik lokal sekaligus menghasilkan bibit itik yang mempu- nyai kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan telah dilakukan serangkaian penelitian di Balai Penelitian Ternak. Penelitian diarahkan pada evaluasi kemampuan produksi berbagai jenis itik lokal dan akhirnya diperoleh itik hibrida MA (Mojosari x Alabio) yang disebut itik MASTER. Itik MASTER ini  diharapkan  mampu  beradaptasi  dengan  lingkungan dan berpotensi sebagai bibit niaga penghasil telur dengan sistem terkurung.
Keunggulan Teknis :
  • Rataan Produksi Telur per tahun : 70% (265 butir), 15% lebih tinggi
  • Puncak produksi telur : 94% (10 - 15% lebih tinggi)
  • Umur pertama bertelur : 18 minggu (4,5 bulan), 1 bulan lebih awal
  • Masa produksi telur : 10 - 12 bulan/siklus, tanpa rontok bulu
  • Rasio penggunaan pakan (FCR) : 3,2
  • Tingkat kematian : Sangat rendah (< 1%)
Keunggulan Biologis :
  • Identifikasi jenis kelamin pada saat menetas mudah, hanya berdasarkan warna bulu :
  • ·jantan berwarna lebih gelap
  • Pertumbuhan anak itik jantan lebih cepatsehingga cocok untuk penggemukan
  • ·sebagai itik potong ukuran sedang.
  • Warna bulu spesifik dan sangat seragam
  • Warna kulit telur seragam hijau kebiruaan
Rekomendasi Untuk Anda × +