Jumat, November 11, 2016

Pengendalian Gulma Berdaun Sempit dan Gulma Berdaun Lebar

Baca Juga

Potret Pertanian - Gulma,! ada yang tau apa itu gulma, Gulma adalah tumbuhan yang kehadirannya tidak diinginkan pada lahan pertanian karena menurunkan hasil yang bisa dicapai oleh tanaman produksi. Nah udah taukan,! jadi tidak semua rumput itu gulma lo, seperti rumput ditanah lapangan, ditaman yang sengaja ditanami itu bukan gulma, jadi gulma adalah semua jenis tumbuhan yang menggangu dalam budidaya pertanian itu disebut gulma, nah jika kamu yang berada di dekat tanaman dan mengganggu tanaman tersebuta apakan juga gulma.?! "Bukan!" kalau kamu menggangu tanaman yangdibudidayakan kamu termasuk jenis ulat kok, he he he alias hama.

Gulma dibagi dua macam, yaitu gulma berdaun sempit dan berdaun lebar. nah berikut beberapa jenis gulma berdaun sempit dan gulma berdaun lebar.

Berdasarkan morfologinya gulma dapat dibedakan menjadi :
  1. GOLONGAN RERUMPUTAN (Gulma Berdaun Sempit/ Grasses). Golongan rerumputan mencakup jenis gulma yang termasuk dalam famili gramineae. Selain merupakan komponen terbesar dari seluruh populasi gulma, famili ini mempunyai daya adaptasi yang cukup tinggi, distribusi amat luas dan mampu tumbuh baik pada lahan kering maupun tergenang. Contoh: Alang-alang, rumput pahit, jampang pahit, kakawatan, gerinting, jejagoan, glagah, jejahean dan bebontengan.
  2. GOLONGAN TEKI (Sedges). Golongan teki meliputi semua jenis gulma yang termasuk kedalam famili Cyperaceae. Golongan teki terdiri dari 4000 spesies, lebih menyukai air kecuali Cyperus rotundus L. Contoh: rumput teki, walingi, rumput sendayan, jekeng, rumput 3 segi, dan rumput knop.
  3. GOLONGAN BERDAUN LEBAR (Broadleaf Weeds). Golongan gulma berdaun lebar meliputi semua jenis gulma selain famili gramineae dan Cyperaceae. Golongan gulma berdaun lebar biasanya terdiri dari famili paku-pakuan (pteridophyta) dan dicotyledoneae. Contoh: Bayam duri, kremek, jengger ayam, kayu apu, wedusan, sembung dan meniran.
Itulah penggolongan gulma menurut morfologinya, untuk pengendalian gulma berdaun sempit dan berdaun lebar dapat menggunakan Herbisida kontak yang berbahan aktif Paraquat diklorida, seperti Gramaxon dari PT. Sigenta., akan tetapi herbisida jenis ini hanya akan membuat mati dipermukaan saja atau tidak mati sampai keakarnya,  sementara untuk gulma berdaun Lebar bisa menggunakan jenis rancun rumput yang sistemik dan mati sampai keakar-akarnya, seperti herbisida berbahan aktif Glyposat seperti Basmilang dari PT. Petrokimia Kayaku. pengendalian gulma dengan metodi tradisional atau manual dapat menggunakan cangkul, atau dengan cara mencabutnya.

Nah demikian sekilas tentang Pengendalian Gulma Berdaun Sempit dan Gulma Berdaun Lebar, semoga artikel ini bermanfaat dan salam sukses selalu dari Potret Pertanian.


Rekomendasi Untuk Anda × +