Inovasi Diversifikasi dari Sumbar ( Teh Botol Gambir )

Inovasi Diversifikasi dari Sumbar ( Teh Botol Gambir ) - Hallo sahabat POTRET PERTANIAN , Pada Postingan Kali ini yang berjudul Inovasi Diversifikasi dari Sumbar ( Teh Botol Gambir ), Semoga artikel ini dapat anda pahami dan dapat bermanfaat buat kita semua, Agro Industri, potret pertanian, terimakasih telah berkunjung ke website sederhana ini dan selamat membaca.

Judul : Inovasi Diversifikasi dari Sumbar ( Teh Botol Gambir )
link : Inovasi Diversifikasi dari Sumbar ( Teh Botol Gambir )

Baca juga


Inovasi Diversifikasi dari Sumbar ( Teh Botol Gambir )

Potret Pertanian - Sebelumnya, BPTP Balitbangtan Sumatra Barat telah meluncurkan produk dari daun gambir, yaitu teh celup gambir. Kali ini, inovasinya masih seputar daun gambir, yaitu diversifikasi olahan dalam bentuk teh gambir dalam kemasan botol.

Olahan ini sangat baik untuk kesehatan dan bisa menjadi peluang usaha peningkatan pendapatan keluarga bagi petani gambir. Teh botol gambir dapat diproduksi oleh ibu-ibu karena tidak memerlukan tenaga besar dan bukan merupakan pekerjaan yang berat.

Tanaman gambir selama ini dikenal sebagai tanaman spesifik lokasi Sumatra Barat. Sentra penghasil gambir di Sumatera Barat adalah Kabupaten 50 Kota, Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Sawahlunto Sijunjung. Bahkan bagi sebagian masyarakat di lokasi tersebut, komoditas gambir menjadi sumber matapencaharian pokok.

Teh gambir memiliki keunggulan dibandingkan the Camellia sinesis, teh botol yang sudah sering kita temui. Yaitu kandungan taninnya lebih rendah dan katechinnya lebih tinggi, kondisi ini sangat baik untuk kesehatan. Teh botol menjadi peluang usaha yang menjanjikan, karena jenis minuman teh botol sangat diminati dan mempunyai potensi pasar yang luas.

Sebelum membuat teh botol terlebih dahulu dilakukan pembuatan teh daun gambir sebagai bahan baku dari teh botol. Proses pembuatan teh daun gambir meliputi: pensortasian daun gambir yaitu daun ke-1 sampai dengan daun ke 4 pada satu ranting gambir, pelayuan, pengirisan, fermentasi, dan pengeringan.

Setelah diperoleh teh gambir dalam bentuk kering, selanjutnya dilakukan pembuatan teh botol, dengan tahapan: pemanasan air, ekstraksi teh, penyaringan, pencampuran, pemanasan/pasteurisasi, pengisian ke dalam botol, dan inkubasi selama 5 hari dengan tujuan untuk mengetahui terjadinya kontaminasi mikroba.

Informasi lebih lanjut: BPTP Balitbangtan Sumatra Barat


Demikianlah Artikel Inovasi Diversifikasi dari Sumbar ( Teh Botol Gambir )

Sekianlah Pembahasan Inovasi Diversifikasi dari Sumbar ( Teh Botol Gambir ) kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk kita semua. sampai jumpa di postingan Berikutnya dan salam sukses selalu dari Potret Pertanian.



Terima kasih atas kunjungan Anda di Potret Pertanian. "Bagi yang Berminat menulis di Potret Pertanian?. Punya Pengalaman didunia pertanian, atau ingin Berbagi Solusi dan Informasi Penting Untuk Pertanian. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: prasetyo.budi3@gmail.com atau klik tautan Contact Us dibawah ini
  • Contact Us

  • 0 Komentar untuk "Inovasi Diversifikasi dari Sumbar ( Teh Botol Gambir )"
    Back To Top