Produksi Benih Kentang Bebas Virus dengan Teknik Kultur Jaringan

Produksi Benih Kentang Bebas Virus dengan Teknik Kultur Jaringan - Hallo sahabat POTRET PERTANIAN , Pada Postingan Kali ini yang berjudul Produksi Benih Kentang Bebas Virus dengan Teknik Kultur Jaringan, Semoga artikel ini dapat anda pahami dan dapat bermanfaat buat kita semua, Kultur Jaringan, perbanyakan tanaman, Pertanian, terimakasih telah berkunjung ke website sederhana ini dan selamat membaca.

Judul : Produksi Benih Kentang Bebas Virus dengan Teknik Kultur Jaringan
link : Produksi Benih Kentang Bebas Virus dengan Teknik Kultur Jaringan

Baca juga


Produksi Benih Kentang Bebas Virus dengan Teknik Kultur Jaringan

Potret Pertanian -Kultur jaringan merupakan suatu cara untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti protoplasma sel, sekelompok sel jaringan (meristem) dan organ serta menumbuhkannya dalam kondisi yang aseptic sehingga bagian tanaman tersebut dapat menjadi tanaman yang lengkap kembali. Perbanyakan mikro yaitu suatu cara / usaha menumbuhkan bagian dari tanaman dalam media yang aseptic serta memperbanyak hingga menghasilkan tanaman yang sempurna. Tujuan dari dilakukan nya perbanyakan mikro yaitu untuk memroduksi tanaman dalam jumlah yang besar dalam waktu yang relatif singkat.

Perbanyakan mikro dilakukan pada komoditas kentang, dilakukan selain untuk tujuan perbanyakan benih kentang, juga agar diperoleh tanaman yang bebas patogen (yang paling penting adalah bebas dari virus patogen). Perbanyakan dilakukan pada bahan meristem yang besarnya ±0,2 mm, dengan tujuan memroduksi benih kentang yang berkualitas tinggi dan bebas virus. Dalam kegiatan kultur jaringan, media tanam yang biasa digunakan adalah media MS (Murashige & Skoog) dengan harga dan biaya cukup mahal, selain media tersebut juga sedang dikembangkan media lain yang berbentuk padat dan cair.

Kegiatan aklimatisasi merupakan lanjutan dari kegiatan kultur jaringan, dalam aklimatisasi sekian menggunakan media tanam subsoil dicampur dengan pupuk kandang, juga dapat digunakan arang sekam. Kegiatan kultur jaringan, dilaksanakan dengan beberapa tahapan kegiatan yang saling berhubungan satu dengan lainnya. Pada tahapan persiapan kultur jaringan, terlebih dahulu perlu dipersiapkan peralatan, bahan – bahan dan tempat pelaksanaan kultur jaringan. Peralatan yang diperlukan untuk melakukan kultur jaringan diantaranya : 
a). clean bench; 
b). auto clave; 
c). hot plate magnetic stirrer; 
d). mikroskop; 
e). timbangan elektrik; 
f). Inkubator / ruang kultur; 
g). test tube; 
h). botol kultur / botol berukuran botol mayones; 
i). pipet (macam – macam ukuran); 
j). destilator; 
k). Petridish; 
l). gunting; 
m). tabung reaksi / beaker glass; 
n). pH meter; 
o). pinset (macam – macam bentuk); 
p). jarum penusuk;
 q). scalpel; 
r). gelas ukur dan 
r). pisau silet. 

Bahan – bahan yang diperlukan untuk kegiatan kultur jaringan, diantaranya : 
a). bahan – bahan kimia (macam – macam jenis); 
b). alkohol; 
c). antiformin; 
d). gula putih / sukrosa; 
e). agar; 
f). aquadest; 
g). aluminium foil; 
h). kertas tissue; dan 
i). kertas saring.

untuk lebih jelasnya langsung saja download dokumannya disini


Demikianlah Artikel Produksi Benih Kentang Bebas Virus dengan Teknik Kultur Jaringan

Sekianlah Pembahasan Produksi Benih Kentang Bebas Virus dengan Teknik Kultur Jaringan kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk kita semua. sampai jumpa di postingan Berikutnya dan salam sukses selalu dari Potret Pertanian.



Terima kasih atas kunjungan Anda di Potret Pertanian. "Bagi yang Berminat menulis di Potret Pertanian?. Punya Pengalaman didunia pertanian, atau ingin Berbagi Solusi dan Informasi Penting Untuk Pertanian. Kirimkan tulisan anda ke e-mail: prasetyo.budi3@gmail.com atau klik tautan Contact Us dibawah ini
  • Contact Us

  • 0 Komentar untuk "Produksi Benih Kentang Bebas Virus dengan Teknik Kultur Jaringan"
    Back To Top