• Breaking News

    Pengolahan Teh Botol Daun Gambir

    POTRET PERTANIAN - Teknologi Pengolahan Daun Gambir merupakan salah satu hasil inovasi Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Balitbangtan.  Pengolahan daun gambir menjadi teh botol merupakan diversifikasi olahan daun gambir yang dapat  meningkatkan nilai tambah dan pendapatan keluarga tani dan KWT (Kelompok Wanita Tani) sebagai pelaku usaha. Keluarga tani tidak hanya menerima hasil dari getah gambir tetapi juga dari teh botol.

    Balitbangtan melalui BPTP Sumatera Barat telah menemukan teknologi ini dan memperkenalkan kepada masyarakat sekitar. Teh botol salah satu produk yang dapat dihasilkan dari daun gambir tanpa melalui pengempaan. Proses pembuatan teh daun gambir meliputi pensortasian daun gambir yaitu daun ke satu sampai dengan daun ke empat pada satu ranting gambir, pelayuan, pengirisan, fermentasi, dan pengeringan. Selanjutnya dilakukan pembuatan teh botolProses pembuatan Teh Botol Daun Gambir yaitu pertama air dipanaskan hingga mendidih mencapai suhu 1000 C untuk menyeduh teh gambir dengan suhu 950 C.

    Kedua, Ekstraksi teh dilakukan untuk mendapatkan ekstrak teh yang diinginkan, caranya dengan memasukkan 100 gram teh ke dalam 1000 ml air panas sambil diaduk beberapa kali kemudian didiamkan selama 10 menit, ekstraksi dilakukan berulang hingga 5 kali dan pengambilan ekstrak dilakukan hingga larutan berwarna bening. Ekstrak teh ini disebut juga dengan Teh Cair Pahit (TCP).

    Ketiga, Penyaringan ekstraksi teh dilakukan untuk memisahkan ekstraksi teh dengan kotoran dan ampas teh yang tertinggal sehingga diperoleh air teh yang jernih dan tidak ada kotoran atau disebut ekstrak dengan menggunakan saringan.

    Keempat, Proses pencampuran penambahan sirup glukosa 10% terhadap konsentrasi TCP 15% kemudian dilakukan pengadukan hingga larut selama 5 menit dan ditambahkan dengan air hingga batas yang dibutuhkan disebut juga dengan Teh Cair Manis (TCM).

    Kelima,  Pasteurisasi adalah pemanasan produk dibawah temperatur didih dengan maksud hanya membunuh kuman ataupun bakteri pathogen, sehingga dapat memperpanjang umur simpan. Produk yang dipasteurisasi dalam bentuk TCM. Pasteurisasi berlangsung dengan metode pemanasan bertingkat (double jacket ), dengan suhu bahan maksimum 80° selama 15 menit. Pemanasan bertingkat secara sederhana dilakukan dengan menempat TCM dalam wadah atau panci yang tertutup rapat, kemudian panci 15 yang berisi TCM ditempatkan pula dalam panci yang lebih besar yang berisi air mendidih.

    Terakhir, Pengisian ke dalam wadah atau pengemasan Bahan (TCM) dalam keadaan panas sesegera mungkin dikemas ke dalam botol. Botol pengemasan dapat berupa botol gelas dan dapat pula dengan botol plastik. Untuk memperpanjang umur simpan sebaiknya produk dikemas dengan botol gelas. Sebelum digunakan botol gelas telah disterilisasi terlebih dahulu selama 30 menit.

    Diharapkan dengan teknologi pengolahan daun gambir menjadi Teh Botol Daun Gambir ini dapat dijadikan usaha industri rumah tangga dalam rangka peningkatan ekonomi petani gambir ataupun pengguna teknologi. (nap)

    Info Lebih Lanjut: BPTP Sumbar

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad