Kamis, Mei 24, 2018

Sebersit Asa Untukmu Ananda dan Adinda Ku (Sebuah Pemahaman)

Baca Juga

POTRET PERTANIAN - Waktu yang terus berlalu tanpa henti, berlari meninggalkan cerita demi cerita, asa demi asa yang belum tentu jawabanya, Tawa, tangis dan gembira yang senantiasa menghiasi jalanya waktu mengukir disetiap sudut kehidupan yang kita jalani.
 
Iya... tentu kita harus sadar, Hidup ini tidak selalu indah selamanya, cobaan dan masalah pasti akan selalu menghampiri kita setiap saat, lelah, lesu, galau, sedih, terpuruk hingga bahagia, yang kadang hanya karena masalah sepele seperti cinta, cemas dan resah dikarenakan hati tidak tenang dengan berbagai alasan, bagaikan roda berjalan yang kadang selalu diatas dan dibawah, yaa itulah warna warni kehidupan,
 
Hal itu juga yang menjadikan hidup ini lebih menarik, jika kita selalu merasakan kesenangan dan kebahagiaan selamanya, mungkin hidup kita terlihat akan sangat membosankan, karena tidak ada yang namanya perjuangan dan tantangan, pun sebaliknya, ketika kita berada diposisi yang gak mengenakan, berada dibawah karena mengalami gagal demi kegagalan, yang harus kita lakukan adalah jangan terus menerus meratapi nasib kemudian menyalahkan diri sendiri, namun disini lah waktu yang tepat untuk kita membuktikan bahwa kita orang yang berkualitas dan mampu bangkit dalam waktu yang sekejab.
 
Terlepas dari hal tersebut, kadang kita sangat membutuhkan kata kata singkat penuh makna yang berisi kata kata motivasi, supaya kita salalu optimis akan masa depan, dan kadang menjadi ungkapan penanang hati, sekarang bukanlah waktunya lagi untuk kita terus-terusan bersenang-senang ataupun galau dan bersedih, mulailah melangkah agar kita tidak ketinggalan start mengejar cita-cita serta impian.
 
Sebersit Asa Untukmu Ananda dan Adinda Ku yang selalu menjadi penyemangat dalam langkahku mengejar ketertinggalan atas kegagalan atas waktu-waktu yang telah berlalu, dari doamu kuat hatiku, dari harapmu hilang lelahku, dari senyummu tumbuh nyaliku untuk terus berperang dengan keadaan membalikan kenyataan pahit yang masih terkenyam.
 
Buat Buah Hatiku semua, jangan surutkan doa dan harapanmu kepadaku untuk terus menjadi petarung sejati menepati janji-janji yang pernah terpatri menjadi sumpah suci membawamu keluar dari zona merah ini.
 
Tetaplah bersinar sayangku, menjadi bintang hatiku hiasi perjalan yang kadang rumit dan melelahkan , Tetaplah menjadi catatan indah yang setiap saat bisa kubaca kala hati ini sedang lesu, sebagai penyemangat kala jengan merasuki jiwa, sebagai pembakar hasrat ketika kekuatan ini mulai pendar.
Dinda, Teteplah tersenyum karna itu obat paling dahsat untukku......... I Love You.
Rekomendasi Untuk Anda × +