Jumat, Juni 29, 2018

Tim Gyga Kembali Turun Lapangan

Baca Juga

POTRET PERTANIAN - Mengawali hari kedua bekerja setelah libur lebaran, Tim GYGA Indonesia yang terdiri dari Peneliti/Penyuluh BPTP Sumsel dan Peneliti dari BBSDLP Bogor kembali turun ke lapangan untuk melanjutkan kegiatan survei.

Tidak berbeda dari bulan ramadhan lalu, kegiatan survei kali ini merupakan kelanjutan dari kegiatan survei mengenai senjang hasil padi antarmusim tanam di lahan pasang surut Sumatera Selatan. Tercatat ada 2 desa lagi yang belum lengkap data surveinya yakni Desa Sumber Mulyo dan Desa Mekar Sari Kec. Muara Telang.

Kegiatan dilaksanakan selama 5 hari yakni sejak 22-26 Juni 2018, dimana tim yang terlibat di antaranya Rahmat Abdul Gani (BBDDLP Bogor), Budi Raharjo, Renny Utami Somantri, Syahri, Yayan Suryana (BPTP Sumsel). Selama dua hari berturut-turut yakni tanggal 23 dan 24 Juni 2018 Tim melaksanakan kunjungan lapang di kedua desa tersebut setelah sebelumnya (22/06/2018) Tim berkoordinasi dengan Kepala BPTP Balitbangtan Sumsel (Dr.Ir. Priatna Sasmita, MSi) dan didampingi Kasubag. Tata Usaha (Susilawati, SP., MSi)

Hasil survei sementara menunjukkan bahwa petani di kedua desa tersebut telah melakukan tanam 2 kali (padi-padi), dimana musim penanaman pertama dilaksanakan pada bulan September-Oktober dan tanam kedua bulan Fabruari-Maret. Terdapat senjang hasil yang signifikan antara kedua musim tanam tersebut, dimana pada musim tanam kedua hasil panen berkurang hingga lebih dari 50%. Selain karena perbedaan kondisi fisik lingkungan, penyebab senjang hasil juga disebabkan karena adanya perbedaan penggunaan input produksi yang diberikan. Ada keraguan petani dalam mengoptimalkan budidaya pada musim tanam kedua. Informasi yang diperoleh dari survei ini selanjutnya akan diolah dan dianalisis sehingga bisa diperoleh informasi mengenai penyebab senjang hasil padi antarmusim di lahan pasang surut Sumatera Selatan. (Syh, AES)
Rekomendasi Untuk Anda × +