Rabu, Agustus 22, 2018

Rapat Koordinasi Upsus Pajale MK. 2018 Provinsi Sumatera Barat

Baca Juga

POTRET PERTANIAN - Rapat Koordinasi Upsus Pajale MK. 2018 Provinsi Sumatera Barat dilaksanakan tanggal 20-21 Agustus 2018 di Rocky Plaza Hotel Padang. Dihadiri oleh Dirjen Tanaman Pangan, Direktur Parlintan Pangan (Koordinator Pajale untuk Sumbar), Danrem Wirabraja, Dandim Kab/kota, Pasiter Kab/Kota Kadis Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Prov. Sumbar,  Ka. BPTP Balitbangtan Sumbar, Kadis Pertanian dan Kabid Tanaman  Pangan, LO pelaksana Pajale dan Koordinator Penyuluh Lapang pada 19 Kab/Kota.

Pada rakor tersebut peserta  yang berjumlah 250 orang juga bertugas menyiapkan data potensi lahan, realisasi LTT padi per Nagari bulan Januari sd Juli dan Agustus serta prediksi bulan September 2018.

Dalam sambutannya Dirjen Tanaman Pangan Dr. Gatot Irianto, MSc menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih atas tercapainya target LTT Prov. Sumbar seluas 81.000 ha pada Pertengahan tahun 2018 ini. Upaya lain yang akan dilakukan adalah penanaman padi gogo yang di tumpangsarikan  dengan tanaman lainseperti jagung dan tanaman lainnya. Disamping itu perlu

dilakukan Peningkatan Indek Pertanaman (PIP) dan Perluasan Areal Tanam Baru (PATB).

BPTP Sumbar sebagai pendamping teknologi harus memanfaatkan kearifan lokal dengan memperhatikan ekosistem setempat sehingga dapat meningkatkan produksi padi dan memanfaatkan potensi setempat demikian ulas Gatot Irianto.

Pada hari ke dua dilakukan penanda tanganan Pakta Integritas  percepatan LTT untuk bulan September 2018 oleh Kadis Kab/Kota dan oleh Koordinator Penyuluh Kecamatan yang sebelumnya telah disusun bersama untuk masing-masing Kab/Kota.

Penutupan Rakor diawali dengan kesan-kesan dalam pelaksanaan Upsus Pajale yang diwakili oleh Kadis Pertanian Kota Pariaman Ir. Agusriatman, MM yang menyampaikan aspirasi pelaku LTT Pajale di lapangan.  Direktur Parlintan Pangan sebagai Koordinator Pajale Ir. Yanuardi, MSi pada sambutannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelaku Upsus Pajale yang serius dalam mengikuti Rakor serta kehadiran Koordinator Penyuluh Lapang. Pelaksanaan Upsus  Pajale akan berakhir pertengahan bulan September 2018 dan tugas selanjutnya adalah mengawal produktifitas melalui ubinan yang berkoordinasi dengan BPS setempat (DA).
Rekomendasi Untuk Anda × +