• Breaking News

    Target 1,2 juta ton, Agustus dan September, Untuk Hilangkan Bulan Peceklik November hingga Januari 2019

    Photo documants sindonews.com /Ichsan
    POTRET PERTANIAN - Musim paceklik biasanya terjadi pada bulan Oktober hingga Januari. Biasanya pada musim ini, rata-rata stok pangan akan anjlok dan pemerintah umumnya memutuskan impor pada periode ini. Untuk itu, pemerintah harus mewaspadai musim paceklik tahun ini agar produksi pangan tidak menurun drastis.

    Dilansir dari halaman Sindonews.com, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan, Kementeriannya akan mengamankan agar petani bisa panen saat musim paceklik tiba pada Agustus-September 2018. Pernyataan tersebut ditegaskan kepada seluruh jajaran pimpinan lingkup kementerian pertanian, saat melantik 4 pejabat tinggi pratama, lingkup kementan, Jumat (3/3/2018). 
    Seperti diketahui, memasuki Bulan Agustus dan September merupakan puncak dari musim kering tahun ini.  Andi Amran Sulaiman, menegaskan kepada seluruh pejabatnya khususnya pejabat teknis yang bertanggung jawab untuk produksi supaya membentuk posko penanganan dampak kekeringan 2018. 

    “Kita sudah melewati, masa-masa sulit dan membuktikan dalam 3 tahun, kita bisa menghilangkan paradigma "Paceklik" di sektor pertanian bahkan El Nino dengan tinggkat yang tertinggi sudah kita lewati,” ungkapnya.  

    Lebih lanjut, Ia juga meminta Sekretaris Jenderal Kementan, Dirjen Tanaman Pangan, Ditjen PSP dan seluruh penanggung jawab LTT, untuk tidak lengah. “Sebab target kita 1,2 juta ton, bulan Agustus dan september, harus tercapai, agar di bulan November hingga Januari 2019, tidak ada kata paceklik,” ucapnya. 

    Mentan juga berbangga dan mengapresiasi jajaran Ditjen. Hortikultura, yang membuktikan stabilitas produksi, hingga dapat kembali melakukan ekspor bawang merah, bulan ini sebanyak 5600 ton, ke Thailand, Vietnam, Malaysia dan Singapura. 

    Empat Pejabat Tinggi Pratama, Lingkup Kementerian Pertanian yang dilantik hari ini di antaranya Tin Latifah, SP, M.Si, sebagai Inspektur I. Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian, Ir. Gatut Sumbogojati, MM, sebagai Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Tanaman Pangan. Ditjen. Tanaman Pangan, drh. Agung Suganda, M.Si, sebagai Kepala Pusat Verteriner dan Farma, Direktorat Jenderal PKH Kementan dan Dr. Ir. Priatna Sasmita, M.Si, sebagai Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Badan Litbang Kementan.(*)

    Artikel lengkap Potret Pertanian :
    Agriculture,Tanaman Pangan Hortikultura, Perkebuanan, Peternakan, Makalah, Judul, Skripsi,Agribisnis, agrikultur adalah, agrikultur indonesia, agrikultur wikipedia, agrobisnis, aktivitas pertanian, aktivitas pertanian di indonesia , aktivitas petani, alamat departemen pertanian, alamat kantor kementerian pertanian, alamat kementan, alamat kementerian pertanian, amran sulaiman menteri pertanian, apa arti pertanian, apa itu agrikultur, apa itu pertanian, apa yang dimaksud dengan pertanian , apa yang dimaksud pertanian, arti agrikultur, arti kata pertanian, arti pertanian, artikel masalah pertanian, artikel masalah pertanian dan solusinya, artikel mengenai pertanian, artikel permasalahan pertanian, artikel teknologi pertanian, artikel teknologi pertanian terbaru, artikel tentang pertanian di indonesia, artikel tentang teknologi pertanian bantuan pertanian 2018, bantuan pertanian 2019, bantuan sapi, kementerian pertanian, berita pertanian
    berita pertanian 2018, berita pertanian hari ini, berita pertanian indonesia, berita pertanian online, berita pertanian terbaru, berita pertanian terkini, berita pertanian terupdate, berita tentang pertanian , bidang usaha pertanian, contoh sektor pertanian, cpns deptan, cpns deptan 2016, cpns dinas pertanian, cpns kementan, cpns kementan 2016, cpns kementerian pertanian, cpns kementerian pertanian 2016,

    cpns penyuluh pertanian, cpns penyuluh pertanian 2016, cpns pertanian, cpns pertanian 2018, cpns pertanian 2019

    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad