Jumat, September 21, 2018

Ratusan Mahasiswa Yang tergabung dalam (HMI) lakukan Demo di kantor DPRD Sumatera Barat

Baca Juga

POTRET PERTANIAN - Aksi ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Padang, melakukan orasi di halaman gedung DPRD Sumbar terkait kondisi ekonomi Indonesia saat ini.  Jumat, (21/9/2018).

Sebelum menuju kantor DPRD Sumbar, para demanstran terlebih dahulu melakukan orasi di depan tugu Adipura yang terletak di depan kantor DPRD Sumbar.  Dalam aksi ini, mahasiswa juga membawa keranda mayat yang diusung dari Wisma HMI Cabang Padang, selanjutnya menuju halaman DPRD sumbar yang ditemui oleh ketua Dprd sumbar Ir. H. Hendra Irwan Rahim dihalaman Kantor Dprd dan bernegoisasi untuk masuk keruang rapat dpdrd utnuk menyampaikan tuntutan mereka kepada dprd sumbar.
.
Semua demonstran yang ahirnya dipersilahkan masuk digedung Dprd di ruang rapat kusus dan menyampaikan aspirasi mereka kepada ketua dpdr dan meminta dpdrd menandatangani petisi yang berisi tuntutan dan mengecam tindakan brutal dilakukan oleh aparat keamanan yang terjadi saat aksi demo yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bengkulu di kantor  (DPRD) Bengkulu dan meminta pemerintah mencopot polda bengkulu.

"Kita mengutuk tindakan aparat tersebut, mahasiswa berjuang atas nama masyarakat tetapi aparat keamanan malah memperlakukan mereka seperti binatang, dimana letak nurani Meraka," ujar Muslimin saat orasi di depandalam ruang gedung DPRD Sumbar.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa mahasiswa hanya menyampaikan keluhan masyarakat yang terjadi hari ini dan tidak ada kepentingan yang lain. Ini murni hanya menyampaikan keluhan masyarakat oleh sebab itu DPRD Sumbar harus menandatangani mosi tidak percaya terhadap pemerintah saat ini.

"Sebagai penyambung aspirasi masyarakat, kita meminta DPRD menandatangani petisi, Bahwa pemerintah harus memberika jaminan kemasarakat untuk mempercepat penguatan Rupiah diangka 14 ribu/ dolar sesuai dengan janji pemerintah, Pemerintah harus membatasi dan mengetatkan kebijakan impor terhadap barang dan jasa, pemerintah harus memberikan jaminan keharmonisan umat dan bangsa dalam pemilu 2019 mendatang, pemerintah harus terbuka dengan hasil investigasi kasus munir, Kemudian pemerintah harus mengusut tuntas kasus Novel Baswedan".

Setelah membaca tutuntutan mahasiwa tersebut ketua DPRD sumbar menerima dan menandatangani petisi dan berjanji akan membawa aspirasi tersebut ke DPRD Pusat.

" saya ikut mengathui dan menandatangi petisi ini dan akan saya sampaikan kepusat hari ini juga" Disampaikan Hendra Irwan Rahim kepada mahasiswa yang berada dalam ruangan rapat tersebut.(Pras)

Rekomendasi Untuk Anda × +