Selasa, Oktober 02, 2018

Zola Pandoe : Hijau dalam berpikir dan bertindak

Baca Juga

POTRET PERTANIAN - Ramah dan penuh senyum adalah kesan pertama yang muncul dari sosok Ir. H Zola Pandoe. Nilai positif itulah yang membuat pengusaha yang juga pemerhati lingkungan itu begitu dekat dengan siapapun.Zola Pandu lahir di Lawang pada 12 Oktober 1963. Sejak umur lima tahun ia tinggal dengan orang tuanya di jalan Karet/Purus Dalam. Terlahir sebagai anak seorang wartawan senior, membuat Zola lebih terbuka dan bergaul dengan semua lapisan masyarakat. Hidup bermasyarakat ini juga ditunjang dengan berbagai hobinya yang begitu mencintai alam. Berangkat dari latar belakang itulah, Zola meneruskan pendidikannya di Fakultas Pertanian Universitas Andalas Padang. Dan bidang ilmu itu semakin mematangkannya sebagai sosok yang sangat peduli dengan alam terutama nuasa hijau.

Bagi komisaris PT Afta Agro Consultant Padang ini, alam identik dengan hijau diyakini akan membawa kebahagian, rasa aman, kesehatan yang merupakan impian kualitas hidup semua manusia. Tidak hanya itu, alam yang indah ini kata dia juga bisa menjadi sumber penghidupan yang menyejahterakan.

“Sumbar dikarunai oleh Allah alam yang indah dan subur, memiliki gunung, lautan, danau, berbagai mata air, tambang serta sumber daya alam lainnya. Ini adalah nikmat yang luar biasa untuk membuat daerah ini dan masyarakatnya maju”

Ini adalah nikmat yang luar biasa untuk membuat daerah ini dan masyarakatnya maju” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Yayasan Alumni Fakultas Pertanian (AFTA) Universitas Andalas Padang ini.

Sayangnya menurut Zola, saat ini sebagian besar manusia membangun hidupnya tidak selaras dengan alam, melainkan dengan merusaknya . Akibatnya, Sumber penghidupan manusia itu justru menjadi rusak dan mengancam kelangsungan hidup manusia, lewat berbagai bencana yang timbul setelahnya.

Dalam hal ini, ia mencontohkan pada aksi penebangan pohon di hulu sungai yang berimbas kepada bencana galodo yang menimpa masyarakat dibeberapa kecamatan di Kota Padang setahun belakangan. Begitu juga dengan eksploitasi tambang emas di salah satu kabupaten/kota di Sumbar. Tindakan oknum yang telah merusak lingkungan, kata Zola, telah berimbas pada terjadinya bencana dan kerusakan lingkungan yang luar biasa. bahkan menimbulkan korban jiwa.

Disamping dua contoh besar di atas, kejahatan terhadap alam ini, diyakini Zola masih akan dan sedang terjadi saat ini. Meski pemerintah telah mengeluarkan berbagai aturan berupa undang-undang, namun tetap saja, berbagai perilaku merusak alam bebas berlangsung. Bahkan, dibekingi sejumlah oknum petugas tertentu.

Kondisi memiriskan ini, kata dia, perlu segera disikapi dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru yang bertitik tolah pada upaya pengawasan yang maksimal terhadap pengelolaan lingkungan atau alam. Disamping itu ia juga menilai, pemerintah perlu menyusun semua agenda pembangunan menjadi lebih selaras dengan alam sesuai dengan motto hidupnya “Hijau dalam berpikir dan Bertindak”.

Pembangunan yang selaras dengan alam ini diyakini, suami Corri Saidan (Asisten III Sekretariat Pemerintah Kota Padang) ini akan menghasilkan hasil pengelolaan yang aik serta dapat meminimalisir berbagai gangguan yang diakibatkan oleh kerusakan alam.

“Mari kita sama-sama membangun dan menjaga alam Sumbar ini agar tetap lestari dan bertindak hijau Karena alam yang kaya ini bisa kita jadikan sumber penghidupan yang menyejahterakan bagi semuanya,” terang pria yang juga Ketua Harian DPP Himpunan Petani Kakao Indonesiaa (HIPKINDO) ini.

Berangkat dengan niat tulus ingin berkontribusi dan bersuara untuk pembagunan selaras dengan alam inilah, Zola Pandu akhirnya mematangkan nianya untuk terjun di dunia politik melalui jalur DPD RI tahun 2014 nanti. Ia menilai Indonesia khususnya Sumbar, harus mempunyai orang-orang yang memikirkan dan mengambil tindakan membangun yang berwawasan lingkungan.

Dengan masuk sistem pemerintah, ia yakin bisa berkontribusi banyak guna memberikan sumbangan pemikiran dan menyampaikan aspirasi masyarakat dalam upaya membangun Sumbar yang selaras dengan alam.

“Tanpa masuk kedalam sistem pemerintahan, kita tak akan bisa berbuat banyak. Mudah-mudahan masyarakat Sumbar mendukung pencalonan ini,”katanya.

Posmestro Padang – Minggu, 5 Mei 2013
Sumber : Zolapandu.com
Rekomendasi Untuk Anda × +