Minggu, Oktober 28, 2018

Lokasi Wisata Menakjubkan Di Sumbar yang akan dilewati Tour De Singkarak

Baca Juga

POTRET PERTANIAN - Hallo sahabat Potret Pertanian diseluruh Penjuru dunia, kali ini saya akan mengajak sahabat semua unuk mengintip Perhelatan Balab sepeda Akbar Tour De Singkarak yang akan digelar pada 4 November 2018 mendatang. 

Seperti tahun-tahun yang sudah lalu Tour Desingkarak akan melintasi tempat-tempat wisata di sumatera barat yang sudah tak diragukan keindahannya. Nah berikut tempat wisata yang akan menjadi perlintasan Peserta Tour De Singkarak 2018.

Prasati Batu Basurek

Batu Basurek adalah batu prasasti yang bertuliskan naskah Palava kuno India, menceritakan legenda Adityawarman pada tahun 1347. Secara harfiah, “Batu Basurek” berarti “Batu Tertulis”.

Batu ini memiliki tinggi 25 cm, lebar 80 cm, dan tebal 10 cm. Didirikan di atas makam Raja Adityawarman berabad-abad lalu, batu ini ditemukan kembali pada 16 Desember 1880.

Prasasti itu bercerita tentang warisan Adityawarman. Karena jasanya kepada Kerajaan Majapahit, Adityawarman menjadi raja di Dharmasraya dan memindahkan kerajaannya dari Siguntur Sawahlunto ke Pagaruyung.

Anai Resor
Anai Resor ini terletak di alam yang indah dan berada 550 meter di atas permukaan laut. Lapangan golf yang memiliki 18 hole ini memiliki panjang 5.552 meter. Lapangan ini dirancang oleh Thomson, Wolveridge dan Perretpada tahun 1996.

Sementara Anda menantang diri Anda untuk bergolf ria di sini, Anda dapat menikmati pemandangan indah Gunung Tandikat, Gunung Merapi dan Gunung Singgalang.

Suhu di sini termasuk panas sehingga sangat cocok dan tepat untuk mengenakan topi baru Anda. Jangan khawatir dengan suhu yang  panas karena ketika Anda selesai bermain Golf, Anda bisa langsung berenang dan menikmati minuman yang menyegarkan.

Gunung Talang
Gunung Talang berada 2.572 meter di atas permukaan laut dan memiliki pemandangan yang menenangkan. Dari gunung  ini Anda dapat melihat indahnya Danau Kembar dan Danau Singkarak. Gunung  ini merupakan salah satu dari enam gunung berapi aktif di Sumatera Barat. Banyak yang mengatakan bahwa teh yang tumbuh di sekitar gunung ini rasanya sangat nikmat. Pemandangannya sangat indah dan memiliki udara yang segar dan dingin akan membuat Anda betah duduk berlama-lama.
Taman Raya Bung hatta

Bagi penggemar tumbuh-tumbuhan, Taman Raya Bung Hatta adalah keindahan yang alami, penuh dengan tanaman langka dan bunga-bunga eksotis. Di masa lalu dikenal sebagai Setya Mulya Botanic Garden, kebun raya ini adalah rumah bagi berbagai jenis tanaman tropis yang unik dan spesies endemik Sumatra. Berjalan-jalan di sekitar taman dan Anda akan melihat tanaman yang mungkin tidak Anda temukan di tempat lain di bumi.

Daya tarik utama dari taman ini adalah bunga raksasa, Raflesia Arnoldi, bunga terbesar di dunia. Dinamai Raflesia Arnoldi sesuai dengan Letnan Gubernur Pemerintahan Inggris, Sir Thomas Stamford Raffles yang pernah tinggal di Bengkulu dalam waktu yang lama, dan ahli botani Joseph Arnold yang pertama kali menemukan bunga di lereng pegunungan Bukit Barisan.

Bunga ini adalah suatu keajaiban yang langka. memerlukan waktu hingga 10 bulan untuk berkembang dan hanya mekar selama sekitar 15 hari. Ketika mekar secara penuh, memiliki diameter satu meter. Tanaman ini tidak memiliki akar, batang tetapi terdiri dari benang seperti tumbuhan pada tanaman merambat. Bunga-bunga ini biasanya mekar antara bulan Juli dan September. Bunga ini terkenal bukan hanya ukuran besarnya, tapi karena baunya yang busuk.

Selain yang sudah saya tukliskan diatas masih banyak lagi tempat wisata yang juga tak kalah menakjubkan yang akan dilintasi para peserta Tour De Singkarak 2018.

Rekomendasi Untuk Anda × +